Tampilkan postingan dengan label coretan kamar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label coretan kamar. Tampilkan semua postingan
Desember
by Sapto Mexavriand kategori : coretan kamar
Desember adalah bulan keduabelas tahun dalam Kalender Gregorian. Kata ini diambil dari Bahasa Belanda, December yang mengambil dari bahasa Latin; decem yang berarti "sepuluh" karena dahulu kala tahun bermula pada bulan Maret. Bulan ini memiliki 31 hari.
Kotak Pandora
by Sapto Mexavriand kategori : coretan kamar
Suatu waktu Zeus ingin menguji manusia. Ia mengirimkan ke bumi seorang gadis teramat cantik, memiliki semangat dan rasa ingin tahu nan membara seperti api. Gadis itu juga diberkati oleh seluruh dewi-dewi dengan berbagai macam anugrah. Kecantikan, kelembutan serta kekayaan dan pancaran gemerlap yang semua ditujukan untuk dirinya. Gadis itu bernama Pandora, yang artinya 'seluruh anugrah'.
Renungan Khusus Untuk Kaum Hawa
by Sapto Mexavriand kategori : coretan kamar
Renungan khususnya untuk para kaum hawa
Sayidina Ali ra menceritakan suatu ketika melihat Rasulullah menangis manakala ia datang bersama Fatimah. Lalu keduanya bertanya mengapa Rasul menangis.
Beliau menjawab,
"Pada malam aku diisra'kan, aku melihat perempuan-perempuan yang sedang disiksa dengan berbagai siksaan. Itulah sebabnya mengapa aku menangis. Karena, menyaksikan mereka yang sangat berat dan mengerikan siksanya."
Sayidina Ali ra menceritakan suatu ketika melihat Rasulullah menangis manakala ia datang bersama Fatimah. Lalu keduanya bertanya mengapa Rasul menangis.
Beliau menjawab,
"Pada malam aku diisra'kan, aku melihat perempuan-perempuan yang sedang disiksa dengan berbagai siksaan. Itulah sebabnya mengapa aku menangis. Karena, menyaksikan mereka yang sangat berat dan mengerikan siksanya."
sepotong angin dan pelangi
by Sapto Mexavriand kategori : coretan kamar
ini hanya tentang angin dan pelangi
yang menyejukkan diri dan mewarnai hati
bukan tentang Sang Mentari
yang selalu menyinari dan memberi energi
yang panasnya menghangatkan bumi setiap hari
yang menyejukkan diri dan mewarnai hati
bukan tentang Sang Mentari
yang selalu menyinari dan memberi energi
yang panasnya menghangatkan bumi setiap hari
Seperti Matahari
by Sapto Mexavriand kategori : coretan kamar
Keinginan adalah sumber penderitaan
Tempatnya didalam pikiran
Tujuan bukan utama
Yang utama adalah prosesnya
Kita hidup mencari bahagia
Harta dunia kendaraannya
Bahan bakarnya budi pekerti
Itulah nasehat para nabi
Tempatnya didalam pikiran
Tujuan bukan utama
Yang utama adalah prosesnya
Kita hidup mencari bahagia
Harta dunia kendaraannya
Bahan bakarnya budi pekerti
Itulah nasehat para nabi
Berbagai rasa dalam perjalanan mencinta
by Sapto Mexavriand kategori : coretan kamar
Saat cinta datang mengisi ruang hampa dlm hati,b'macam2 rasa mulai hadir...
¤ rasa sayang,rasa ini hadir krn prsaan kasih kt pdnya...
¤rasa rindu,datang saat kt tdk b'temu dngnya...
¤ rasa sayang,rasa ini hadir krn prsaan kasih kt pdnya...
¤rasa rindu,datang saat kt tdk b'temu dngnya...
Lukaku Mahakaryamu
by Sapto Mexavriand kategori : coretan kamar
Seonggok hati yg hampa..
Mendamba indahnya hidup..
Engkau datang janjikan dunia ...
Membuatku membayangkan manisnya bahagia....
Torehan ,dan guratan lahir dr rasa sesal dan kesal...
Namun hati msh bersamamu
Kecewa dan luka terukir indah... Dan manis terasa ...karena dibalut cinta
Namun hati terlanjur tak bisa pergi....
Masa terlewati ....terukir semua cerita,,sedih,bahagia,tangis dan tawa....
Namun sampai kini tak juga kau pahami.....
Arti kecewa.....
Mendamba indahnya hidup..
Engkau datang janjikan dunia ...
Membuatku membayangkan manisnya bahagia....
Torehan ,dan guratan lahir dr rasa sesal dan kesal...
Namun hati msh bersamamu
Kecewa dan luka terukir indah... Dan manis terasa ...karena dibalut cinta
Namun hati terlanjur tak bisa pergi....
Masa terlewati ....terukir semua cerita,,sedih,bahagia,tangis dan tawa....
Namun sampai kini tak juga kau pahami.....
Arti kecewa.....
Paku…paku pagar
by Sapto Mexavriand kategori : coretan kamar
Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bersifat pemarah. Untuk mengurangi kebiasaan marah sang anak, ayahnya memberikan sekantong paku dan mengatakan pada anak itu, untuk memakukan sebuah paku di pagar belakang setiap kali dia marah …Hari pertama anak itu telah memakukan 48 paku ke pagar setiap kali dia marah …
Lalu secara bertahap jumlah itu berkurang. Dia mendapati bahwa ternyata lebih mudah menahan amarahnya daripada memakukan paku ke pagar tersebut.Akhirnya, tibalah hari dimana anak tersebut merasa sama sekali bisa mengendalikan amarahnya, dan tidak cepat kehilangan kesabarannya….
Lalu secara bertahap jumlah itu berkurang. Dia mendapati bahwa ternyata lebih mudah menahan amarahnya daripada memakukan paku ke pagar tersebut.Akhirnya, tibalah hari dimana anak tersebut merasa sama sekali bisa mengendalikan amarahnya, dan tidak cepat kehilangan kesabarannya….
:: Top Commentators ::
Budayakan berkomentar, Saya untung, Anda pun dapat backlink.
